Raja Laut Coelacanth Kembali Ditemukan

LIKUPANG—Keberadaan Ikan raja laut atau Coelacanth kembali ditemukan di perairan Talise sebelah Utara Kecamatan Likupang Barat. Ikan sepanjang 1,5 meter ditemukan atas kerja sama tim peniliti Fakultas Perikanan Unsrat, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Fukushima Aquamarine Jepang, Senin lalu.

Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ir Ronny Siwi penemuan ikan raja laut tak lain tindaklanjut dari MoU Unsrat, Dinas Kelautan dan Perikanan Minut bersama dengan Depertemen Kelautan dan Perikanan. Kata Siwi, kerja sama ini sudah membuahkan hasil walaupun baru pada tahap awal. “Jumat mendatang keberadaan ikan tersebut akan dipantau,” kata Siwi kepada wartawan.
Tahun 2008, Coelacant pernah ditemukan oleh nelayan Likupan di perairan Talise. Ini menandakan, populasi Coelacanth memang berada di perairan Minut.(van)


ikan yang antara lain terdiri dari sebuah cabang evolusi tertua yang masih hidup dari ikan berahang. Coelacanth diperkirakan sudah punah sejak akhir masa Cretaceous 65 juta tahun yang lalu, sampai sebuah spesimen ditemukan di timur Afrika Selatan, di perairan sungai Chalumna tahun 1938. Sejak itu Coelacanth telah ditemukan di Komoro, perairan pulau Manado Tua di Sulawesi, Kenya, Tanzania, Mozambik, Madagaskar dan taman laut St. Lucia di Afrika Selatan. Di Indonesia, khususnya di sekitar Manado, Sulawesi Utara, spesies ini oleh masyarakat lokal dinamai ikan raja laut.

Sampai saat ini, telah ada 2 spesies hidup Coelacanth yang ditemukan yaitu Coelacanth Komoro, Latimeria chalumnae dan Coelacanth Sulawesi, Latimeria menadoensis.

Hingga tahun 1938, ikan yang berkerabat dekat dengan ikan paru-paru ini dianggap telah punah semenjak akhir Masa Kretaseus, sekitar 65 juta tahun yang silam. Sampai ketika seekor coelacanth hidup tertangkap oleh jaring hiu di muka kuala Sungai Chalumna, Afrika Selatan pada bulan Desember tahun tersebut.

Pada bulan Mei 2008, seorang nelayan manado menangkap seekor coelacanth di lepas pantai Provinsi Sulawesi Utara. Ikan ini memiliki ukuran sepanjang 131 centimeter dengan berat 51 kg ketika ditangkap.[1]

http://mdopost.com/news2009/index.ph...tara&Itemid=59

Opo Minahasa

Dalam tradisi Asia, para manusia yang suci moksa ke alam roh dan di situ Ia menjadi wujud rohani yang dipuja dan disembah. Sebagai contoh Sidharta Gautama di India menjadi Budha, Yesus Kristus di Timur Tengah menjadi Juru Selamat, dan di Cina banyak sekali manusia yang menjadi Dewa. Dan Dalam Kepercayaan Minahasa sendiri yang bukan agama samawi, artinya agama suku yaitu Shamanisme yang dipimpin oleh Walian dan Tonaas sebagai pemimpin perang, agama Shamanisme masih dipegang teguh secara terang-terangan di Mongolia sampai sekarang.

Berdasarkan itu maka Opo pertama adalah Lumimuut, ibu yang tersesat jalannya dalam pelayarannya
dari utara menurut mitos dari Mongolia.

Dengan Mengacu pada mitologi itu, maka dapat dilihat, bahwa kata Opo, berkaitan dengan bahasa Cina ‘Po’.
Dalam bahasa Cina, ‘Po’ dapat ditulis dalam dua aksara, yaitu ‘Po’ yang berarti jiwa opo minahasa yaitu, dan yang berarti Nenek Moyang perempuan yaitu opo-opo. Ini Dikaitkan dengan nama Lumimuut, yaitu Opo awal pitarah Minahasa, tercatat banyak sekali Opo yang masing – masing memiliki Tugas khusus dalam mengatur manusia. Para Opo tersebut adalah:
1. Aluk, opo yang bisa melenyapkan manusia
2. Kalangi, opo angin yang membuat badai di laut
3. Kaluilan, opo kesehatan yang menguasai obat
4. Kambong, opo awan yang membuat hujan
5. Kaneneng, opo keperkasaan
6. Kariso, opo api
7. Kasueyan, opo padi
8. Kemboleng, opo angkasa
9. Kiongkiong, opo burung besar
10. Kopalit, opo perdamaian
11. Lumenta, opo udara
12. Limbawa, opo pelangi
13. Lumimuut, opo pertama (tanah, bumi)
14. Makalewai, opo angin barat
15. Makalawang, opo bumi
16. Makawulur, opo segala gunung
17. Manampiring, opo kecendikiaan
18. Mandey, opo peladang
19. Manembo, opo yang melihat tembus menjaga gunung
20. Manarinsing, opo angin selatan
21. Mapataris, opo yang mengalahkan kejahatan
22. Marendor, opo pengutus
23. Mioyo, opo bawah tanah
24. Monsuling, opo music
25. Muntuuntu, opo tertinggi
26. Nileyleyan, opo hulubalang
27. Pangerapan, opo cahaya
28. Panuluan, opo sinar bulan
29. Pongilatan, opo halilintar
30. Rameikahu, opo padi emas
31. Rorot, opo ketangkasan
32. Sankiou, opo kecantikan
33. Seratou, opo pemakan manusia
34. Sosowela, opo keselamatan
35. Tangkokow, opo seni suara
36. Tongkoakan, opo kemuliaan
37. Tumorongkang, opo berkah
38. Tundoon, opo pelindung tanah air
39. Walintukan, opo penentu taufan
40. Watuseke, opo perang

Opo Empung Wangko sebutan lain Tuhan yang merajai semua Roh dan Opo telah menciptakan Opo baik dan Opo jahat dan para keturunan Toar-Lumimuut dapat memilih sesuai nurani mau jadi pengikut yang mana.

Salain Opo diatas masih ada juga Opo yang menjadi pesuruh atau anak buah para Opo seperti Opo Siouw Kurur, Dia adalah salah satu dari 3 penasihat Opo Muntuuntu jaman pertamanya hidup orang Minahasa, mengemban tugas sebagai penasihat, Kurir sampai tukang Raghes (algojo pemotong kepala). Karena badannya tinggi besar dan sanggup berjalan sangat cepat dijuluki ‘opo sembilan lutut’.

Selain itu masih ada yang dibilang Opo berdasarkan fam atau Opo yang hidup pada jaman Belanda dan Permesta.

Pada tahun 1550 Spanyol telah mendirikan benteng di Wenang dengan cara menipu Kepala Walak Lolong Lasut menggunakan kulit sapi dari Benggala India yang dibawa Portugis ke Minahasa. Tanah seluas kulit sapi yang dimaksud spanyol adalah tanah seluas tali yang dibuat dari kulit sapi itu. Spanyol kemudian menggunakan orang Mongodouw untuk menduduki benteng Portugis di Amurang pada tahun 1550-an sehingga akhirnya Spanyol dapat menduduki Minahasa. Dan Opo Lolong Lasut punya anak buah Opo Burik Muda si penggemar adu ayam.

Berikut Opo Don-dokambey dari Tonsea ke Watu Pinabetengan dengan menunggang kuda belang (bata-bata).

Namun para Walian dan Tonaas yang berilmu tinggi tidak memanggil Opo yang berdasarkan fam, namun ke 40 Opo utama.

Untuk memanggil Opo ada caranya dan cara tersebut memang dirahasiakan dan hanya diwariskan secara turun temurun. Dan supaya Opo sebenarnya yang datang haruslah mempunyai segel atau kunci hanya para Walian dan Tonaas saja yang tau.

Berikut perlengkapan yang biasa dipakai untuk memanggil Opo beserta opo-opo (benda pemberian dari Opo) silahkan klik untuk memperbesar foto

Untuk cara memanggil para Opo saya tidak bisa beritahu, karena saya sendiri belum tahu caranya ada yang bisa beritahu caranya? maklum saya memang masih pemula, dalam Ilmu Shaman ini.

Opo hanya akan memberikan kekuatanya spesial dan paling tinggi kepada poyo mereka.

Opo Minahasa

Hati-hati neh iklan di bawah ini cuma promosi, dengan banyaknya penipuan di internet saya tidak jamin iklan ini betul

MANADO, kompas..com — Taman Nasional Laut (TNL) Bunaken yang berada di perairan Manado, Sulawesi Utara (Sulut), telah diusulkan masuk World Natural Heritage karena memiliki keunikan tersendiri di dunia.

"Indonesia sementara berjuang di mata sejumlah negara di dunia, untuk mendukung TNL masuk World Natural Heritage," kata Dirjen pengawasan dan Pengendalian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan Aji Sularso saat press breafing terkait Sail Bunaken di Manado.

Salah satu lembaga badan dunia, UNESCO, yang telah meninjau langsung ke TNL Bunaken di Kota Manado, sangat tertarik akan keindahan alam biota laut yang ada sehingga perlu diberikan penghargaan untuk ditetapkan menjadi World Natural Haritage.
Pergelaran Sail Bunaken yang diikuti puluhan kapal perang dan 165 kapal layar (yacht) berbagai negara akan menjadi momentun untuk terus mengenalkan kepada publik internasional tentang keindahan TNL Bunaken.

TNL Bunaken merupakan salah satu keindahan laut yang dimiliki Indonesia dan tidak dimiliki negara lain karena terdapat jutaan biota laut dan karang yang sangat indah.
TNL Bunaken telah diusulkan bersama dengan Komodo di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk masuk World Natural Heritage, dan itu masih harus melalui voting sejumlah negara yang ada.

Asisten II bidang Perekonomian Pemerintah Provinsi Sulut, Marietha Kuntag, mengatakan, pihaknya terus membenahi infrastruktur penunjang TNL Bunaken agar diharapkan masuk World Natural Heritage.
Segala kekurangan di TNL Bunaken, seperti infrastruktur dermaga dan fasilitas umum lainnya, akan terus dibenahi agar menjadi menarik untuk dikunjungi turis.

sumber : http://sains.kompas..com/read/xml/20...tural.heritage

Hati-hati neh iklan di bawah ini cuma promosi, dengan banyaknya penipuan di internet saya tidak jamin iklan ini betul

900 turis ke BUNAKEN

Manado (ANTARA) - Sebanyak 900 wisatawan mancanegara (wisman) akan mengunjungi pulau Bunaken, karena pulau ini menjadi tujuan bagi kedatangan para wisman ataupun wisnus (wisatawan nusantara) akan ramai dikunjungi oleh para turis.
Demikian dikatakan oleh Ketua Himpunan Pariwisata Indonesia (HPI) Sulut, Mohamad Naliko, kepada sejumlah wartawan, di Manado.
Dikatakan, data kunjungan para wisatawan itu meningkat dibandingkan pada tahun 2008 yang hanya sekitar 400 orang. Sebanyak 900 wisman ini akan meningkat pada tiga bulan yakni Juli, Agustus dan September. Para turis yang mendominasi dalam kunjungan ke Sulut yakni dari Jerman, Italia, Perancis, dan Belanda.
Karena selama tiga bulan itu, Sulut memiliki berbagai even yang berskala internasional. Antara lain even Sail Bunaken, yang akan diselenggarakan pada Agustus nanti, dipastikan banyak peserta yang akan datang mengikuti even tersebut.
Apalagi, menurut Naliko, dalam kegiatan tersebut diikuti oleh kapal dari berbagai negara yang tentunya dalam setiap kapal tersebut berisi puluhan ABK (Anak Buah Kapal) dan nakhodanya.
Tentunya, peningkatan kunjungan wisatawan ini harus dibarengi dengan pembenahan sarana antara lain perbaikan pelabuhan pariwisata. serta kebersihan dari pulau Bunaken tersebut harus lebih terjaga.
"Kita harus menjaga kebersihan pulau Bunaken dan memperbaiki pelabuhan pariwisata, karena dengan sarana infrastruktur yang baik, tentunya diharapkan pada tahun depan, para wisatawan yang akan ke Sulut lebih banyak," pungkasnya seraya menambahkan, target secara nasional untuk kunjungan wisatawan sebanyak 6,7 juta wisman pada tahun 2009.

bunaken:



diving spot:

Spoiler for iklan vid sail bunaken:

Hati-hati neh iklan di bawah ini cuma promosi, dengan banyaknya penipuan di internet saya tidak jamin iklan ini betul

MANADO, KOMPAS.com — Taman Nasional Laut (TNL) Bunaken yang berada di perairan Manado, Sulawesi Utara (Sulut), telah diusulkan masuk World Natural Heritage karena memiliki keunikan tersendiri di dunia.
"Indonesia sementara berjuang di mata sejumlah negara di dunia, untuk mendukung TNL masuk World Natural Heritage," kata Dirjen pengawasan dan Pengendalian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan Aji Sularso saat press breafing terkait Sail Bunaken di Manado.

Salah satu lembaga badan dunia, UNESCO, yang telah meninjau langsung ke TNL Bunaken di Kota Manado, sangat tertarik akan keindahan alam biota laut yang ada sehingga perlu diberikan penghargaan untuk ditetapkan menjadi World Natural Haritage.

Pergelaran Sail Bunaken yang diikuti puluhan kapal perang dan 165 kapal layar (yacht) berbagai negara akan menjadi momentun untuk terus mengenalkan kepada publik internasional tentang keindahan TNL Bunaken.
TNL Bunaken merupakan salah satu keindahan laut yang dimiliki Indonesia dan tidak dimiliki negara lain karena terdapat jutaan biota laut dan karang yang sangat indah.

TNL Bunaken telah diusulkan bersama dengan Komodo di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk masuk World Natural Heritage, dan itu masih harus melalui voting sejumlah negara yang ada.

Asisten II bidang Perekonomian Pemerintah Provinsi Sulut, Marietha Kuntag, mengatakan, pihaknya terus membenahi infrastruktur penunjang TNL Bunaken agar diharapkan masuk World Natural Heritage.

Segala kekurangan di TNL Bunaken, seperti infrastruktur dermaga dan fasilitas umum lainnya, akan terus dibenahi agar menjadi menarik untuk dikunjungi turis.

Sumber:

http://travel.kompas.com/read/xml/2009/08/13/09240889/hebat.bunaken.masuk.world.natural.heritage

Hati-hati neh iklan di bawah ini cuma promosi, dengan banyaknya penipuan di internet saya tidak jamin iklan ini betul

Resensi buku : Inilah Pintu Gerbang Pengatahuwan Itu (Hhikajatnja Tuwah Tanah Minahasa) oleh J.G.F. Riedel diterbitkan di Batavia tahun 1862.

Resensi buku : Inilah Pintu Gerbang Pengatahuwan Itu (Hhikajatnja Tuwah Tanah Minahasa) oleh J.G.F. Riedel diterbitkan di Batavia tahun 1862.

Buku setebal 55 halaman ini dikarang oleh Johan Gerhard Frederich Riedel. Ia adalah anak tertua dari penginjil J.F. Riedel yang datang di Tanah Minahasa bersama-sama dengan J.G. Schwarz pada tahun 1831. Latar belakang J.G.F. Riedel ini dapat menjadi salah satu catatan tersendiri bagi para pembaca buku ini. Ia lahir di Tondano pada tahun 1832. Ia juga besar di Tanah Minahasa sehingga tidak perlu heran bila ia mengerti betul tentang daerah ini. Setelah dewasa ia menjadi Controleur Minahasa kemudian menjadi Assistant Resident di Gorontalo, terakhir menjadi Resident Ambon.

Buku sejarah ini menjadi sumber utama dari buku-buku dan tulisan pada masa itu sampai sekarang. Dapat disimpulkan bahwa buku ini bersumber dari penuturan tua-tua kampung dari masa kecilnya sampai pada waktu ia menjadi pejabat penting di Minahasa dan Keresidenan Manado pada umumnya.

Buku ini dapat anda simak tanpa harus menggunakan kamus bahasa karena ditulis dalam bahasa Melayu Abad ke-19, yaitu lingua-franca di pelosok Nusantara saat itu, sehingga masih dapat anda pahami. Coba baca judul bab pertamanya: “Deri Pada Permulaan Bangsa-bangsa Minahasa Sampej Pada Harij Pembahagijan Fosoh Atawa Pahawetengan Nuwuh Itu”. Buku ini lebih merupakan ringkasan sejarah Minahasa karena isi buku ini banyak mencatat tentang peristiwa daerah-daerah (walak dan sebagainya) dengan nama-nama pelakunya.

Isi buku ini dibagi ke dalam tiga bagian, pertama dari permulaan bangsa Minahasa sampai pada masa pembagian foso atau pahawetengan nuwu di Batu Pinawetengan, kedua dari pembagian foso sampai pada masa permulaan peperangan orang Bolaang Mongondow dan ketiga dari permulaan peperangan orang Bolaang Mongondow sampai pada masa kedatangan orang kulit putih yaitu sampai masa Belanda.

Data Buku
Judul buku : Inilah Pintu Gerbang Pengatahuwan Itu (Hhikajatnja Tuwah Tanah Minahasa)
Penulis : J.G.F. Riedel
Tahun : 1862
Jumlah halaman : 55 halaman.

(Bodewyn Grey Talumewo)

Hati-hati neh iklan di bawah ini cuma promosi, dengan banyaknya penipuan di internet saya tidak jamin iklan ini betul


SURAT PERNYATAAN/PERJANJIAN
HUKUM-HUKUM WALAK TONDANO

UNTUK MASUK KRISTEN TAHUN 1783

Bahuwa oleh pengingatan kamij jang kamij sudah mengakoh dengan songoh-songoh dan benar-benar maka itu samuwa kamij ini akan soedah djadi dalam negeri Tondano pada hb. 20 April 1783.

Adapon dengan sekalijen kamij Hm. Tuwah deri Tondano Hukum tuwah Pangalilah dengan Hukum tuwah Sumondak dengan Hukum lajin-lajin dan bobato-bobato lajin-lajin ampunja pengakowan jang benar-benar didalam surat ini.

Maka dengan songoh-songoh dan benar-benar kamij minta kapada oleh tuwan Panghulu Menado Johannis Both dalam pengakowan kamij dengan segala hatij jang sutji djikalow tuwan Kompanija akan sajang pada kamij pada menarima agama saranij ajer permandijan jang khudus itu pada kamij akan kaseh bala-bala rajat dan kamij akan dudokh dipante Atep, maka samuwa kamij sudah bertanda dalam surat putusan ini dengan songoh-songoh dan benar-bnar.

Tanda Hukum Tuwah Pangalilah X

id. id. id. Sumondakh X

id. id. id. Tololiuw X

id. id. id. Kumenap X

id. id. id. Lensun X

id. id. id. Tangkilisan X

id. id. id. Item X

id. id. id. Walintukan X

id. id. id. Tunpolas X

id. id. id. Kepel X

id. id. id. Rumende X

id. id. id. Kumendong X

id. id. id. Wenseng X

id. id. id. Kasegeran X

id. id. id. Komumbing X

id. id. id. Supit X

id. id. id. Rumagit X

id. id. id. Palandikh X

id. id. id. Emor X

id. id. id. Sumampo X

id. id. id. Sumendap X

id. id. id. Lotulung X

id. id. id. Wulur X

id. id. id. Rampas X

Berikot Hukum tuwah di Kakas mengako dengan songoh-songoh dan benar-benar akan bertandakan dalam surat ini.

Hukum tuwah Mumekh X

id. id. id. Rampengan X

Kamij sekalijen Hukum-Hukum deri tiga Balakh, Tondano, Kakas dan Remboken samuwa akan turut ampunja sumpahan kamij dihadapan tuwan Kompanija deri kamij orang djikalow pada barang sijapa-sijapa mauw melawan diatas kamij ampunja sumpahan akan polote seperti senapan. Berikot lagi djikalow sijapa-sijapa mauw melawan akan tikam dengan sagu-sagu lagij berikot bagitu babunji diatas kamij ampunja sumpahan.

Toumambot ada X lima parentah dalam Hukum tuwah Pangalilah ampunja djaga mester

id. id. Wilar X

id. id. Sendukh X

id. id. Rantung X

id. id. Tetengean X

id. id. Mamait X

id. id. Koruwa X

Ini Hukum-Hukum deri Remboken mengako dengan songoh-songoh dan benar-benar samuwa kamij djadij bertanda dalam ini surat.

Tanda Hukum tuwah Sendok X

id. id. id. Kaloh X

id. id. id. Mijojoh X

id. id. id. Panekenan X

id. id. id. Walujan X

id. id. id. Rampengan X

Kamij sekalijen Hukum-Hukum deri tiga Balakh, Tondano, Kakas dan Remboken samuwa akan turut ampunja sumpahan kamij dihadapan tuwan Kompanija deri kamij orang djikalow pada barang sijapa-sijapa mauw melawan diatas kamij ampunja sumpahan akan polote seperti senapan. Berikot lagi djikalow sijapa-sijapa mauw melawan akan tikam dengan sagu-sagu lagij berikot bagitu babunji diatas kamij ampunja sumpahan.

Toumambot ada X lima parentah dalam Hukum tuwah Pangalilah ampunja djaga mester kaseh sapulu dapur: bagitu lagi pada Hukum Emor ada satu parentah mester kaseh sapulu dapur, bagitu lagij pada Hukum Supit dan Hukum Rumagit ada satu parentah mester kaseh sapulu dapur, bagitu lagij pada Hukum Palandikh ada satu djaga mester kaseh sapulu dapur barikot lagij pada Hukum Kominbing lagij satu djaga mester kaseh sapulu dapur, berikot sampe lima parentah mester djadi lima pulu dapur, diluwar sijapa-sijapa suka pergij, dan sijapa-sijapa mauw peleh atau mauw melawan diatas ampunja perdjanjian haras dan patut mester dapat sala 2 ratus dan duwa laskor begitu kamij ampunja perdjandjian.

Berikot Toulijan Hukum Samuwal parentah dalam Hukum tuwah Sumondakh ada satu parentah mester kaseh 10 dapur berikot lagij dalam Hukum Lensun ada satu parentah mester kaseh 10 dapur, berikot lagij Hukum Walintukan ada satu parentah mester kaseh 10 dapur, bagitu lagij pada Hukum Sumuwal ada satu parentah mester kaseh sapulu dapur bagitu lagij Hukum Kumenap ada satu djaga mester kaseh 10 dapur berikot sampe lima parentah mester djadji lima pulu dapur diluwar sijapa suka pergij, dan sijapa mauw peleh atau melawan diatas ampunja perdjandjian haras dan patut mester dapat sala 2 ratus dan duwa laskar begitu kamij ampunja perdjandjian.

Tondano pada 20 harij bulan April 1783.

Adapon sekalijen Hukum-Hukum, Hukum tuwah Wilar dan Hukum Tuwah Mumek dan Hukum lajin-lajin dan bobato-bobato sakalijen.

Dengan permintaän kamij maka dengan songoh-songoh dan benar-benar kepada panghulu kamij Johannis Both jang kamij akan kaseh balah rajat kamij pada turung di pante Atep jang kamij akan memberij kawasa djuga pada sijapa-sijapa peleh atau melawan diatas kamij ampunja perdjandjian harus dan patut mester dija dapat salah 2 ratus dan 2 laskar bagitu kamij ampuja perdjandjian.

Maka samuwa kamij bertanda dengan songoh-songoh dan benar-benar.

Hukum tuwah Wilar X

id. id. Mumek X

id. id. Sendukh X

id. id. Rantung X

id. id. Tetengean X

id. id. Mamait X

id. id. Karuwah X

Adapon dengan samuwa kamij Hukum-hukum tuwah di Remboken, Hukum tuwah Sedek dengan Hukum tuwah Kaloh dengan Hukum lajin-lajin dan sakalijen bobato-bobato maka permintaän kamij dengan songoh-songoh dan benar-benar tuwan pangulu kamij Johannis Both jang kamij akan kaseh bala Rajat kamij pada turung di pante Atep jang akan memberij kwasa djuga pada sijapa-sijapa suka pergij bijar dija pergij djuga djikalow sijapa peleh akan dapat sala 2 ratus dan 2 laskar bagitu kamij ampunja perdjandjian.

Maka sakalijen kamij Hukum-Hukum akan bertanda ini nama-nama dengan songgoh-songgoh dan benar-benar dalam surat putusan ini dengan tamat.

Tanda Hukum tuwah Sendoh X

id. id. id. Kaloh X

id. id. id. Mijojoh X

id. id. id. Panekenan X

id. id. id. Lajang X

id. id. id. Rampengan X

id. id. id. Tilaär X


TONDANO, 20 hb. April 1783.


Kota Tondano 1821

Sumber:

http://bode-talumewo.blogspot.com/2008/10/surat-pernyataan-hukum-hukum-se-walak.html

Hati-hati neh iklan di bawah ini cuma promosi, dengan banyaknya penipuan di internet saya tidak jamin iklan ini betul

Artikel Terakhir

Komentar Terakhir

Website Tentang Sulawesi Utara

  • Bunaken
  • North Sulawesi
  • Tou Minahasa
  • World Ocean Conference